Patricia Garfield dan Creative Dreaming: Bentuk Mimpi Anda
Oleh Ruya EditorialRabu, 9 September 2026Waktu baca: 9 mnt.

Patricia Garfield dan Creative Dreaming: Bentuk Mimpimu

Sebagian besar buku tentang mimpi mengajarkan cara memahami makna mimpi. Creative Dreaming karya Patricia Garfield, yang terbit pada 1974, mengajukan gagasan yang lebih berani: Anda bisa membentuknya. Menurut Garfield, mimpi bukanlah sesuatu yang sekadar dialami begitu saja, melainkan keterampilan yang dapat dilatih. Sepanjang sejarah, berbagai budaya dan banyak orang telah belajar mengundang mimpi yang mereka butuhkan, baik untuk mendapatkan keberanian sebelum menghadapi ujian, menemukan jawaban atas suatu masalah, bertemu kembali dengan teman yang telah lama hilang dalam mimpi, maupun memperoleh penghiburan setelah kehilangan. Buku ini menjadi salah satu buku tentang mimpi terlaris sepanjang masa, ikut melahirkan sebuah asosiasi ilmiah internasional, dan mempopulerkan istilah inkubasi mimpi dalam kosakata modern. Inilah kisahnya, metodenya, serta penjelasan yang jujur tentang bagian mana yang benar-benar didukung oleh bukti.

Siapa Patricia Garfield?

Patricia Garfield (1934-2021) adalah seorang psikolog Amerika yang kemungkinan memiliki jurnal mimpi pribadi berkesinambungan terpanjang di dunia. Ia mulai menulisnya sejak remaja dan terus melakukannya selama lebih dari tujuh dekade, dengan puluhan ribu mimpi dicatat langsung dengan tulisan tangannya sendiri. Arsip ini menjadikannya seperti sebuah studi longitudinal yang hidup dan menjadi landasan bagi semua karya yang ditulisnya: Creative Dreaming pada 1974, The Healing Power of Dreams pada 1991 yang membahas bagaimana mimpi mencerminkan penyakit dan proses pemulihan, serta The Universal Dream Key pada 2002 yang membandingkan tema-tema mimpi yang muncul berulang di setiap budaya di dunia. Ia merupakan salah satu pendiri International Association for the Study of Dreams dan kemudian menjabat sebagai presidennya. Selama beberapa dekade, Garfield juga dikenal sebagai salah satu pengajar paling berpengaruh di bidang kajian mimpi.

Bermimpi adalah teater pribadi, tempat beberapa pertunjukan berlangsung pada saat yang sama.

Patricia Garfield

Inkubasi mimpi: Mengundang mimpi yang Anda butuhkan

Inti dari Creative Dreaming adalah praktik yang jauh lebih tua daripada psikologi. Orang Yunani kuno tidur di kuil Asclepius untuk mencari mimpi penyembuhan, dan berbagai budaya di seluruh dunia telah lama mempersiapkan diri sebelum tidur dengan sebuah niat. Garfield merangkum unsur-unsur yang sama dari praktik tersebut menjadi teknik yang bisa dilakukan siapa saja di rumah. Bukti ilmiahnya cukup kuat: penelitian modern tentang sugesti sebelum tidur menunjukkan bahwa niat yang jelas memang dapat mengarahkan isi mimpi ke tema yang dipilih. Kini, inkubasi mimpi menjadi alat yang umum digunakan dalam penelitian mimpi, terapi mimpi buruk, dan untuk memicu mimpi sadar. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Tentukan satu niat yang jelas. Pilih satu pertanyaan, tema, atau orang, bukan daftar panjang. Permintaan yang samar biasanya menghasilkan mimpi yang juga samar.
  2. Rangkum menjadi satu kalimat, gunakan bentuk waktu sekarang dan kalimat positif: "Malam ini aku bermimpi tentang keputusan ini, dan aku melihat jalan keluarnya."
  3. Biarkan niat itu tetap hidup sepanjang hari: pikirkan kembali saat ada waktu luang, baca hal-hal yang berkaitan dengannya, dan pertahankan keterlibatan emosional. Mimpi sering mengikuti apa yang paling mendapat perhatian di siang hari.
  4. Ulangi kalimat itu saat akan tidur sambil membayangkan temanya, lalu biarkan itu menjadi pikiran terakhir sebelum Anda terlelap.
  5. Catat segera setelah bangun tidur, meskipun hanya potongan-potongan mimpi. Hasil inkubasi sering muncul secara tidak langsung, melalui gambaran yang baru terasa masuk akal setelah dituliskan.
  6. Lakukan selama beberapa malam. Garfield menganggap inkubasi sebagai keterampilan yang membutuhkan proses belajar, dan penelitian mendukung hal itu: tingkat keberhasilannya meningkat seiring latihan.
Apa yang Ingin Disampaikan Mimpimu?

Apa yang Ingin Disampaikan Mimpimu?

Jelajahi mimpimu dari sudut pandang psikologi — mulai dari simbol dan arketipe Jungian hingga pikiran serta kekhawatiranmu sehari-hari.

The Universal Dream Key: Dua Belas Tema Mimpi yang Dialami Orang di Seluruh Dunia

Dengan membandingkan laporan mimpi dari berbagai budaya, Garfield mengelompokkan tema-tema yang muncul di mana pun manusia tidur. Sebagian besar berkaitan dengan kecemasan, dan semuanya telah hadir sejak zaman dahulu. Berikut beberapa contoh tema universal yang ia temukan:

Diambil dari tema mimpi universal Patricia Garfield
TemaBenang merah universal
Dikejar atau diserangMimpi yang paling umum di seluruh dunia: latihan menghadapi ancaman yang tampil dengan bentuk sesuai budaya setempat
JatuhHilangnya dukungan atau kendali, yang lebih dulu dirasakan oleh tubuh sebelum alur mimpi terbentuk
Gigi copotPenampilan, penuaan, dan rasa tidak berdaya, dimimpikan di setiap benua
TerbangTema universal yang paling positif: kebebasan, penguasaan diri, dan kegembiraan, sekaligus pintu masuk yang umum menuju mimpi sadar
Telanjang di depan umumPerasaan terekspos dan rentan, bisa terasa lucu atau sangat memalukan tergantung rasa malu yang sedang dialami si pemimpi
Belum siap menghadapi ujianMerasa sedang diuji dan dianggap tidak cukup baik, bahkan puluhan tahun setelah ujian terakhir yang sesungguhnya
Menemukan ruangan baruDiri kita lebih luas daripada yang selama ini disadari: tema universal yang langka dan menghadirkan rasa takjub

Inti pesannya memiliki dua sisi: tema-tema ini bersifat universal, tetapi maknanya tetap personal, berkaitan dengan apa pun dalam hidup Anda yang saat ini mengejar, menguji, atau membuat Anda merasa terekspos. Jika mimpi tentang gigi copot sering datang, panduan kami membahas tema tersebut dari sudut pandang sains maupun berbagai tradisi.

Warisan, dan pertanyaan tentang Senoi

Demi akurasi, ada satu hal dalam buku tahun 1974 yang perlu dikoreksi. Bab yang paling romantis menggambarkan masyarakat Senoi di Malaya sebagai komunitas yang mahir mengendalikan mimpi, dengan kebiasaan berbagi mimpi setiap pagi yang disebut menghasilkan keharmonisan luar biasa. Kisah ini diambil Garfield dari penulis-penulis sebelumnya, tetapi penelitian antropologi kemudian menunjukkan bahwa sebagian besar cerita tersebut merupakan legenda yang berkembang di Barat. Koreksi ini penting, tetapi tidak mengurangi kontribusi utamanya, karena teknik-teknik yang ia ajarkan tidak pernah bergantung pada legenda itu: niat memengaruhi mimpi, menghadapi sosok dalam mimpi buruk lebih efektif daripada melarikan diri, berbagi mimpi mempererat hubungan, dan kebiasaan mencatat mimpi memberi manfaat yang terus bertambah seiring waktu. Penelitian modern tentang inkubasi mimpi, mimpi sadar, dan imagery rehearsal therapy telah mendukung inti praktis dari pendekatannya. Selain menulis buku, Garfield juga ikut mendirikan International Association for the Study of Dreams, yang memberi bidang ini wadah permanen, dan selama puluhan tahun mengajar hingga jurnal mimpi menjadi sesuatu yang akrab di banyak rumah. Hanya sedikit orang yang berbuat sebanyak dirinya untuk meyakinkan masyarakat bahwa bermimpi adalah keterampilan yang bisa dilatih.

Praktikkan Creative Dreaming dengan Ruya

Jurnal mimpi Garfield yang ia tulis selama tujuh puluh tahun menjadi bukti paling kuat tentang pentingnya mencatat mimpi. Ruya menghadirkan versi modernnya: rekam mimpi dengan suara atau teks begitu Anda terbangun, simpan niat inkubasi mimpi yang Anda tulis pada malam sebelumnya, lalu bangun arsip yang menunjukkan, seperti yang dialami Garfield, tema-tema yang paling sering muncul dalam mimpi Anda dan bagaimana semuanya berkembang dari waktu ke waktu. Jika Anda tertarik pada aspek pengendalian mimpi dalam karyanya, langkah berikutnya yang alami adalah mempelajari mimpi sadar. Panduan mimpi sadar kami melanjutkan tepat dari titik yang dituju Creative Dreaming, lengkap dengan metode penafsiran untuk pagi-pagi ketika mimpi yang Anda undang datang membawa teka-teki.


Selama tujuh puluh tahun, Garfield berpegang pada satu keyakinan: pemimpi bukan sekadar penonton. Mintalah mimpi yang Anda butuhkan, hadapi apa yang mengejar Anda, lalu tuliskan apa yang Anda terima. Menurutnya, malam akan menyambut mereka yang datang dengan niat yang jelas dan sebuah pena.

Patricia Garfield: Pertanyaan yang Sering Diajukan

Siapa Patricia Garfield?
Psikolog asal Amerika Serikat (1934-2021) yang menulis Creative Dreaming, salah satu buku tentang mimpi terlaris yang pernah diterbitkan, ikut mendirikan International Association for the Study of Dreams dan pernah menjabat sebagai presidennya, serta mencatat jurnal mimpi pribadi selama lebih dari tujuh puluh tahun, menjadikannya salah satu catatan mimpi terpanjang yang pernah ada.
Apa isi buku Creative Dreaming?
Buku ini berangkat dari gagasan bahwa bermimpi adalah keterampilan yang bisa dilatih. Dengan memadukan praktik dari berbagai budaya, buku yang terbit pada 1974 ini mengajarkan pembaca memengaruhi mimpi melalui niat sebelum tidur, menghadapi sosok dalam mimpi buruk alih-alih melarikan diri, mencari solusi kreatif saat tidur, dan membangun jurnal mimpi sebagai fondasi dari semuanya.
Apa itu inkubasi mimpi dan apakah benar-benar berhasil?
Inkubasi mimpi adalah praktik mengundang mimpi dengan tema tertentu secara sengaja: tetapkan satu niat yang jelas, rumuskan dalam satu kalimat, ulangi sambil membayangkannya sebelum memejamkan mata, lalu catat mimpi begitu bangun. Penelitian modern tentang sugesti sebelum tidur menunjukkan bahwa niat memang dapat memengaruhi isi mimpi secara terukur, dan para peneliti juga menggunakan inkubasi sebagai metode kerja. Jadi, ya, dalam batas yang realistis: memengaruhi, bukan mengatur jalan cerita sepenuhnya.
Apakah kita benar-benar bisa mengendalikan mimpi?
Anda dapat memengaruhi mimpi secara konsisten dan, melalui mimpi sadar, terkadang mengarahkannya dari dalam mimpi. Namun, tidak ada yang bisa menyusun seluruh mimpi seperti sebuah film. Garfield menggambarkannya lebih seperti berkebun daripada merekayasa: siapkan tanahnya, tanam niatnya, lalu bekerja dengan apa yang tumbuh. Prinsip menghadapi sosok yang mengejar Anda, yang ia populerkan, kini menjadi saran umum dalam terapi mimpi buruk.
Apa itu The Universal Dream Key?
Buku karya Garfield yang terbit pada 2002 ini membandingkan laporan mimpi dari berbagai budaya dan mengidentifikasi dua belas tema yang terus muncul di mana-mana, seperti dikejar, terjatuh, gigi copot, terbang, telanjang di depan umum, menghadapi ujian, dan lainnya. Kesamaan tema-tema ini mengarah pada aspek biologis dan kekhawatiran manusia yang bersifat universal, tetapi makna mimpi Anda tetap bersifat pribadi dan terkait dengan kehidupan Anda saat ini.
Apa yang dimaksud dengan kontroversi Senoi?
Creative Dreaming mengulang kisah yang lebih lama tentang masyarakat Senoi di Malaya sebagai ahli dalam mengendalikan mimpi dan menjalani kehidupan yang berpusat pada berbagi mimpi. Namun, penelitian antropologi setelahnya menunjukkan bahwa kisah tersebut sebagian besar telah diberi gambaran yang terlalu romantis. Koreksi ini membantah legenda tersebut, bukan teknik-tekniknya, yang kemudian memperoleh dukungan bukti secara terpisah melalui penelitian tentang inkubasi mimpi dan terapi mimpi buruk.
Bagaimana cara memulai praktik seperti yang dilakukan Garfield?
Mulailah menulis jurnal mimpi malam ini juga, catat mimpi segera setelah bangun, lalu tambahkan satu niat inkubasi mimpi setiap kali ada hal dalam hidup yang ingin Anda renungkan melalui mimpi. Beri setiap niat waktu selama beberapa malam, hadapi sosok yang mengejar Anda ketika sudah merasa siap alih-alih melarikan diri, dan biarkan kumpulan catatan itu membantu Anda mengenali pola serta tema mimpi yang terus berulang.

Apakah artikel ini membantu?

Artikel ini awalnya ditulis dalam bahasa Inggris. Baca versi asli

bedtime

Tadi malam kamu bermimpi apa?

Tuliskan selagi masih segar dalam ingatan. Buat akun gratis untuk menyimpannya di jurnalmu dan jelajahi maknanya.

Akun gratis. Mimpimu tetap pribadi di jurnalmu.

Referensi

  1. 1. Creative Dreaming: Plan and Control Your Dreams to Develop Creativity, Overcome Fears, Solve Problems
    Penulis: Garfield, P.Tahun: 1974Penerbit/Jurnal: Ballantine Books
  2. 2. The Healing Power of Dreams
    Penulis: Garfield, P.Tahun: 1991Penerbit/Jurnal: Simon & Schuster
  3. 3. The Universal Dream Key: The 12 Most Common Dream Themes Around the World
    Penulis: Garfield, P.Tahun: 2002Penerbit/Jurnal: HarperCollins
  4. 4. The Mystique of Dreams: A Search for Utopia through Senoi Dream Theory
    Penulis: Domhoff, G. W.Tahun: 1985Penerbit/Jurnal: University of California Press
share

Bagikan