Mimpi Mantan: Apa Artinya dan Kenapa Sering Muncul Lagi
Oleh Ruya EditorialSabtu, 10 Oktober 2026Waktu baca: 10 mnt.

hotel_classARTIKEL PILIHAN

Mimpi mantan: arti dan alasan kenapa dia datang lagi

Sudah bertahun-tahun kamu tidak bicara dengannya. Hidupmu bahagia, atau paling tidak sudah tenang. Lalu suatu malam dia muncul begitu saja: tertawa di dapur yang sudah bukan milikmu lagi, lewat di depanmu tanpa bilang apa-apa, atau malah mengajakmu kembali. Kamu terbangun dengan perasaan campur aduk, mungkin merasa bersalah, mungkin sedih, dan seharian bertanya-tanya sebenarnya apa arti mimpi itu. Mimpi mantan termasuk mimpi yang paling sering dialami sekaligus paling sering disalahartikan. Di artikel ini kita bahas temuan penelitian tentang tidur, tafsir dari sisi psikologi, pandangan tradisi spiritual, Islam, dan Alkitab, arti dari berbagai versi mimpi yang umum, serta apa yang bisa kamu lakukan kalau mantan yang sama terus muncul di mimpi setiap malam.

Apa kata penelitian soal mimpi mantan

Para peneliti mimpi berpegang pada gagasan sederhana yang disebut hipotesis kontinuitas: mimpi cenderung mencerminkan orang-orang dan persoalan yang kita hadapi saat terjaga. Mantan pasangan cocok sekali dengan gagasan ini. Dalam studi buku harian terhadap 1.612 mimpi dari 425 mahasiswa, peneliti tidur Michael Schredl bersama Lisa Wood menemukan bahwa pasangan saat ini jauh lebih sering muncul daripada mantan, tetapi mantan tetap hadir secara rutin, kira-kira dalam satu dari dua belas mimpi. Nuansa emosinya campur aduk: interaksi dengan mantan lebih sering negatif dibanding dengan pasangan saat ini, tetapi mimpi mantan juga membawa lebih banyak keramahan dan perasaan positif. Sebabnya, mimpi tentang pasangan saat ini kebanyakan biasa-biasa saja, seperti menemani belanja, bukan drama.

Survei daring yang lebih besar oleh kelompok peneliti yang sama, dengan 1.695 orang dewasa, menunjukkan bahwa mimpi mantan tetap cukup sering terjadi bahkan bertahun-tahun setelah berpisah, dan umumnya terasa kurang menyenangkan dibanding mimpi tentang pasangan saat ini. Bukti yang paling menarik datang dari Rosalind Cartwright, yang puluhan tahun meneliti mimpi orang-orang yang sedang menjalani perceraian. Dalam studinya tahun 1991, orang yang memimpikan mantan pasangannya di awal masa perpisahan ternyata lebih bisa menyesuaikan diri setahun kemudian dibanding mereka yang tidak bermimpi tentang mantan. Dalam studi tahun 2006 yang dipimpinnya, seberapa besar seseorang memikirkan mantannya di siang hari bisa memprediksi seberapa sering mantan itu muncul di mimpinya, dan orang yang sedang pulih dari depresi mengalami mimpi di mana sosok mantan terjalin dalam alur emosi yang lebih tuntas. Kesimpulan Cartwright: pikiran yang bermimpi mengolah kehilangan mirip seperti yang dilakukan terapis, yaitu mengunjungi kembali perasaan itu sampai tidak lagi terasa menyesakkan.

Ada dua hal yang bisa kita petik. Pertama, bermimpi tentang mantan bukan bukti bahwa diam-diam kamu ingin dia kembali. Itu cara normal otak menyimpan hubungan yang pernah penting, dan prosesnya berjalan menurut jadwalnya sendiri. Kedua, mimpi ini juga bukan sekadar bunyi latar yang tidak berarti. Dylan Selterman dan rekan-rekannya mengikuti pasangan selama dua minggu dan menemukan bahwa isi mimpi tentang pasangan, misalnya rasa cemburu atau pertengkaran, bisa memprediksi lebih banyak konflik dan kedekatan yang berkurang keesokan harinya. Mimpi memang terbawa sampai pagi. Karena itu, penting untuk memahami apa yang sebenarnya ditunjuk oleh mimpimu.

Sebenarnya mimpi mantan itu tentang apa?

Di kebanyakan mimpi mantan, sosok mantan sebenarnya bukan pokok ceritanya. Dia hanya simbol paling jelas yang dimiliki ingatanmu untuk sebuah perasaan, pelajaran, atau masa tertentu dalam hidupmu. Berikut tafsir yang paling sering dipakai para psikolog.

  • Urusan yang belum selesai. Putus tanpa pernah bicara baik-baik, permintaan maaf yang tidak pernah terucap atau tidak pernah diterima, pertanyaan yang tak pernah terjawab. Mimpi terus memutar adegan itu karena ceritanya belum punya akhir.
  • Hubunganmu sekarang sedang dibandingkan. Saat hubungan baru menghadapi masalah yang terasa familier, pikiran mengingat kapan terakhir kali kamu merasakan hal yang sama. Mantan muncul sebagai pembanding, bukan sebagai calon.
  • Sisi dari dirimu sendiri. Menurut Carl Jung, sosok romantis dalam mimpi sering membawa sifat-sifat dari dunia batin si pemimpi, yang ia sebut anima dan animus. Mantan bisa mewakili spontanitas, rasa percaya diri, atau kelembutan yang dulu kamu miliki, atau sifat yang dulu kamu proyeksikan kepadanya dan kini perlu kamu temukan dalam dirimu sendiri.
  • Sebuah masa dalam hidupmu. Mantan dari awal usia dua puluhan bisa jadi sekadar perlambang rasanya jadi anak umur dua puluh dua: tanggung jawab belum banyak, tinggal di kota yang lain, dan kamu yang dulu terasa lebih bebas. Mimpinya tentang babak itu, bukan tentang orangnya.
  • Stres yang membangkitkan kembali kelekatan lama. John Bowlby menunjukkan bahwa kita secara alami mencari orang yang dulu menjadi sandaran saat merasa terancam. Ketika sedang tertekan, kesepian, atau sakit, pikiran mencari sumber kenyamanan lama, meski dulu hubungan itu sebenarnya tidak baik untukmu.
  • Pemicu yang tidak kamu sadari. Sebuah lagu, teman bersama, tanggal jadian, atau foto lama yang tiba-tiba muncul di ponselmu. Freud menyebutnya sisa hari: mimpi dibangun dari serpihan kejadian di siang hari, dan mantan adalah tokoh siap pakai yang menyimpan banyak perasaan.

Freud akan menambahkan bahwa sebagian mimpi mantan memang murni pemenuhan keinginan, dan kadang itu benar. Tapi keinginan dalam mimpi bukanlah perintah. Itu hanya informasi tentang apa yang kamu rindukan, dan yang dirindukan biasanya sebuah perasaan, bukan orangnya. Untuk memilah tafsir mana yang paling pas, ada metode yang memang dirancang untuk itu, seperti tafsir mimpi ala Jung atau terapi naratif.

Apa yang Ingin Disampaikan Mimpimu?

Apa yang Ingin Disampaikan Mimpimu?

Jelajahi mimpimu dari sudut pandang psikologi — mulai dari simbol dan arketipe Jungian hingga pikiran serta kekhawatiranmu sehari-hari.

Versi mimpi mantan yang paling sering muncul dan artinya

Yang lebih penting bukan sekadar mantanmu muncul di mimpi, tapi detail-detail di dalamnya. Setiap versi di bawah ini membawa pertanyaannya sendiri. Tidak ada satu pun yang merupakan ramalan.

MimpinyaPertanyaan yang biasanya muncul
Balikan dengan mantanApa yang dulu kamu dapat dari hubungan itu dan sekarang terasa hilang: merasa dipilih, merasa dimengerti, atau rasa deg-degan? Biasanya ini kerinduan pada sebuah perasaan, bukan tanda kamu ingin kembali.
Mantan mengabaikanmu atau pergi begitu sajaSering kali ini pengulangan rasa ditolak yang masih membekas, atau ketakutan tidak dianggap dalam situasi sekarang, entah di kantor atau di rumah.
Bertengkar atau berdebat dengan mantanAmarah yang dulu tidak sempat didengar. Cartwright menemukan bahwa orang yang berani menghadapi mantannya dengan tegas di dalam mimpi pulih lebih cepat daripada yang hanya diam, jadi ini bisa jadi pertanda baik.
Mantan bersama orang baruSoal membandingkan diri dan harga diri: apakah aku sudah cukup, apakah aku tertinggal? Jarang sekali ini berkaitan dengan apa yang sebenarnya sedang dijalani si mantan.
Mantan minta maafPikiranmu sedang memberi penutup yang dulu tidak pernah kamu dapatkan. Permintaan maaf itu kamu terima sendiri di dalam mimpi; kamu tidak butuh permintaan maaf yang asli untuk bisa melangkah maju.
Berciuman atau tidur bersama mantanBiasanya soal kedekatan dan hasrat secara umum, bukan soal orangnya, dan sangat sering terjadi pada hubungan yang sudah lama atau sedang melelahkan. Ini bukan perselingkuhan dan bukan tanda kamu harus berbuat sesuatu.
Mantan meninggal atau terlukaSebuah akhir yang sedang dicerna secara simbolis. Yang "mati" adalah hubungannya, atau keterikatanmu padanya. Rasa sedih dan lega bisa hadir bersamaan.
Mantan yang sudah bertahun-tahun tidak kamu pikirkanHampir selalu tentang masa itu, bukan tentang orangnya: dirimu yang dulu, apa yang kamu inginkan, dan apa yang sejak itu kamu lepaskan atau dapatkan. Coba tanyakan, apa kata dirimu yang dulu soal hidupmu sekarang?

Arti spiritual mimpi mantan

Tafsir spiritual yang paling sering dicari, terutama setelah mimpi mantan yang sudah tidak pernah berkomunikasi lagi, adalah soal ikatan yang belum selesai. Banyak tradisi punya gambaran serupa: soul tie, tali energi, atau benang perhatian yang masih terulur ke seseorang yang sudah pergi dari hidupmu. Dalam pandangan ini, mimpi tersebut bukan pesan dari si mantan dan bukan tanda kamu harus menghubunginya. Mimpi itu hanya pengingat bahwa sebagian energimu masih tertahan di masa lalu, sekaligus ajakan untuk menariknya kembali.

Para guru spiritual umumnya sepakat soal sisi praktisnya. Mimpi ini meminta kamu melepaskan, bukan kembali bersama: memaafkan, yang bisa kamu lakukan sendirian, bersyukur atas pelajaran dari hubungan itu, dan memutuskan dengan tegas untuk menutup babnya. Sebagian orang menandainya dengan ritual kecil, misalnya menulis surat yang tidak pernah dikirim, atau berjalan kaki sambil mengucapkan selamat tinggal dengan lantang. Kalau mimpinya datang dengan rasa damai yang kuat, banyak yang menafsirkannya sebagai tanda ikatan itu akhirnya mengendur. Kalau datangnya dengan rasa cemas, mereka menganggapnya pelajaran dari hubungan itu yang belum tuntas dipetik, biasanya soal batasan diri atau harga diri. Apa pun itu, mimpinya menunjuk balik ke dirimu, dan di situlah kekuatan untuk mengubahnya berada.

Arti mimpi mantan menurut Islam

Dalam Islam, menafsirkan mimpi dimulai dengan bertanya: ini mimpi jenis apa? Rasulullah ﷺ mengajarkan bahwa mimpi ada tiga macam: ru'ya atau mimpi yang benar dari Allah, mimpi buruk yang menyedihkan dari setan, dan mimpi yang muncul dari apa yang dipikirkan seseorang sepanjang hari (hadits al-nafs). Kebanyakan mimpi tentang mantan termasuk jenis yang ketiga. Mimpi itu tumbuh dari kenangan, rindu, penyesalan, atau kekhawatiran, dan tidak membawa petunjuk apa pun dari Allah tentang orang tersebut.

Mimpi itu ada tiga macam: mimpi baik yang merupakan kabar gembira dari Allah, mimpi dari setan yang membuat sedih, dan mimpi yang berasal dari apa yang dipikirkan seseorang.

Hadith narrated by Abu Hurairah, Sahih Muslim (paraphrased)

Kitab-kitab klasik yang dinisbatkan kepada Ibnu Sirin memang tidak punya pembahasan khusus tentang mantan dalam pengertian zaman sekarang, tetapi pernikahan dan perceraian dibaca sebagai simbol. Perceraian dalam mimpi dimaknai sebagai kehilangan atau terpisahnya si pemimpi dari suatu urusan dalam hidupnya. Sementara mantan pasangan yang kembali, oleh sebagian ahli tafsir dibaca sebagai keadaan lama, kebiasaan, atau kewajiban yang datang lagi. Dengan kacamata ini, mimpi mantan bisa menunjuk pada sesuatu dari masa itu yang belum selesai, atau pada situasi sekarang yang mirip dengannya. Para ulama tafsir juga menekankan konteks: kondisi si pemimpi saat ini, apa yang dikatakan dan dirasakan dalam mimpi, serta apakah mimpi itu meninggalkan rasa tenang atau justru gelisah.

Arahan selanjutnya sejalan di kalangan para ulama. Mimpi tidak pernah menjadi alasan untuk menghubungi mantan, merujuk kembali pernikahan yang dulu diakhiri karena alasan yang kuat, atau mengambil keputusan apa pun. Keputusan diambil saat terjaga, dengan berpikir matang, bermusyawarah, dan salat istikharah. Istikharah adalah memohon petunjuk Allah dalam menentukan pilihan, bukan cara untuk bertanya apakah mantan itu jodohmu. Kalau mimpinya mengganggu, sunnahnya adalah berlindung kepada Allah dari keburukannya, berpindah ke sisi tidur yang lain, dan tidak menceritakannya kepada orang lain. Kalau mimpinya menyenangkan, bersyukurlah kepada Allah dan ceritakan hanya kepada orang yang kamu percaya. Dan kalau mimpi yang sama terus berulang, anggap itu tanda untuk membereskan perasaan yang dibawanya, lewat doa, renungan yang jujur, atau berbincang dengan orang yang bijak.

Mimpi mantan menurut Alkitab dan pandangan Kristen

Alkitab menganggap mimpi itu penting, mulai dari Yusuf sampai orang-orang Majus. Namun Alkitab juga menyebutkan dengan jelas bahwa kebanyakan mimpi muncul dari pikiran yang penuh: "Mimpi datang kalau banyak pekerjaan" (Pengkhotbah 5:3). Umat Kristen biasanya menempatkan mimpi tentang mantan di kategori ini. Itu hati yang sedang mengolah sesuatu, bukan pesan dari Tuhan tentang seseorang. Alkitab tidak punya ayat khusus tentang mantan pasangan, jadi orang percaya berpegang pada nasihatnya yang lebih luas tentang masa lalu.

Janganlah kamu ingat-ingat hal-hal yang dahulu, dan janganlah kamu perhatikan hal-hal yang dulu. Sesungguhnya, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya?

Isaiah 43:18-19 (New International Version)

Paulus menulis tentang "melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku" (Filipi 3:13), dan Amsal meminta pembacanya menjaga hati melebihi segala sesuatu, "karena dari situlah terpancar kehidupan" (Amsal 4:23). Kalau dibaca bersama, tanggapan orang Kristen terhadap mimpi mantan yang berulang bukanlah menafsirkannya, melainkan mendoakannya: mengampuni kalau memang ada yang perlu diampuni, memohon pemulihan kalau lukanya masih ada, dan berhati-hati sebelum membuka kembali pintu yang dulu ditutup karena alasan yang baik. Para pendeta juga cepat mengingatkan bahwa kalau hubungan itu dulu menyakitkan, mimpi yang terasa hangat bukan berarti Tuhan menyuruhmu kembali. Rasa hangat dalam mimpi hanyalah kenangan yang sedang bekerja.

Kalau mimpi mantan yang sama terus datang

Mimpi mantan yang cuma sekali tidak butuh tindakan apa pun darimu. Kalau berulang, lain ceritanya. Seperti mimpi yang berulang lainnya, mimpi ini biasanya berhenti setelah persoalan di dunia nyata yang diwakilinya ditangani. Urutan berikut biasanya paling membantu.

  1. Tulis di pagi yang sama. Catat apa yang dilakukan mantanmu, apa yang kamu rasakan dalam mimpi, dan apa yang kamu rasakan saat bangun. Setelah tiga atau empat catatan, biasanya pola mulai kelihatan: adegan yang sama, perasaan yang sama, atau pemicu yang sama di hari sebelumnya.
  2. Kenali apa yang diwakili si mantan. Lengkapi kalimat "Kalau teringat dia, yang paling sering kurasakan adalah..." lalu "Sebenarnya yang kurindukan adalah...". Jawaban kedua itulah inti sebenarnya dari mimpimu.
  3. Cari pemicunya. Periksa hari sebelumnya: ada pesan, foto, hari jadi, pertengkaran dengan pasangan sekarang, atau minggu yang melelahkan? Mimpi jarang muncul begitu saja.
  4. Selesaikan urusannya di dunia nyata. Tulis surat yang tidak akan kamu kirim. Beri ruang untuk berduka atas akhir hubungan yang dulu kamu lewati begitu saja. Ajak pasanganmu sekarang bicara jujur tentang hal yang terus dibandingkan oleh mimpimu. Begitu urusannya selesai, mimpinya pun memudar.
  5. Kurangi hal-hal yang mengingatkan. Bisukan atau berhenti mengikuti akunnya, arsipkan foto-fotonya, pindahkan playlist kenangan. Kamu bukan menghapus masa lalu, hanya mengurangi sisa pikiran harian yang jadi bahan mimpimu.
  6. Cari bantuan kalau tidak kunjung berhenti. Kalau mimpinya sudah berbulan-bulan, membuatmu terguncang, atau muncul setelah hubungan yang penuh kekerasan, bicaralah dengan psikolog atau terapis. Patah hati dan trauma sama-sama bisa ditangani dengan baik, dan mimpinya biasanya mereda seiring prosesnya berjalan.

Apakah mimpi mantan berarti dia sedang memikirkanku?

Inilah pertanyaan di balik kebanyakan pencarian larut malam, jadi layak dijawab terus terang. Tidak ada bukti bahwa mimpi tentang seseorang berarti dia sedang memikirkanmu, merindukanmu, atau akan segera menghubungimu. Mimpi dibentuk dari kenangan dan perasaanmu sendiri. Mantan di dalamnya adalah versi dirimu tentang dia, yang terhenti di titik kalian berpisah. Itu juga sebabnya mimpi bukan patokan yang baik untuk tahu dia yang sekarang seperti apa. Kalau kamu ingin sekali mengirim pesan setelah bermimpi, tunggu seminggu dulu. Kalau dorongan itu masih ada setelah seminggu di siang hari, kamu bisa memutuskannya sebagai dirimu sendiri, bukan karena mimpi.

Seorang pria yang tertidur memimpikan perempuan berbaju putih yang memecahkan balon hati merah dengan jarum, di tengah perbukitan terang yang dipenuhi mata-mata yang mengawasi
Yang meletus dalam mimpi mantan biasanya perasaan yang mulai kehilangan daya tariknya, bukan masa depan yang sedang diputuskan.

Mimpi mantan bukan vonis untuk hubunganmu, karaktermu, atau masa depanmu. Itu hanya ingatan dan perasaan yang sedang bekerja pelan-pelan, dan menurut penelitian, proses itu biasanya justru baik buatmu. Kalau ingin tahu apa arti mimpimu sendiri, catat di Ruya lalu tafsirkan dengan metode yang paling cocok dengan caramu memandang mimpi: pendekatan naratif untuk cerita yang masih kamu bawa tentang hubungan itu, metode Jungian untuk sisi dirimu yang diwakili si mantan, atau metode Islami dan Kristen untuk pertanyaan iman yang muncul darinya. Sudut pandangnya berbeda, mimpinya satu, dan jawabannya milikmu sendiri, bukan milik si mantan. Lihat perbedaan tiap metode.

Mimpi mantan: pertanyaan yang sering diajukan

Apa arti mimpi mantan?
Paling sering, artinya ada hal yang berkaitan dengan hubungan itu yang masih diproses pikiranmu: perpisahan yang belum tuntas, perasaan yang kamu rindukan, pelajaran yang tertinggal, atau situasi sekarang yang mirip dengan masa itu. Penelitian menunjukkan mimpi mantan itu umum dan biasanya bagian dari proses emosi yang normal, bukan tanda kamu ingin dia kembali.
Kenapa aku terus mimpi mantan padahal sudah tidak berhubungan lagi?
Diam tidak menutup sebuah cerita, hanya menghentikannya di tengah kalimat. Putus tanpa obrolan penutup membuat pikiran tidak punya akhir untuk disimpan, jadi adegannya diputar ulang terus. Pemicu kecil seperti pengingat tertentu, masa penuh tekanan, atau masalah di hubungan yang sekarang bisa memunculkan mimpi ini lagi bertahun-tahun kemudian.
Kalau mimpi mantan, apakah artinya dia sedang memikirkanku?
Tidak. Tidak ada bukti bahwa mimpi membawa informasi tentang apa yang sedang dilakukan atau dirasakan orang lain. Mantan dalam mimpimu dibentuk dari ingatan dan emosimu sendiri, makanya mimpi itu banyak bercerita tentang dirimu dan tidak ada yang bisa diandalkan tentang dia.
Apa makna spiritual mimpi mantan?
Kebanyakan tafsir spiritual menyebutnya ikatan yang belum selesai, kadang disebut soul tie, dan memandang mimpinya sebagai ajakan untuk melepaskannya lewat memaafkan, bersyukur, dan mengucapkan selamat tinggal dengan sadar. Mimpi ini dibaca sebagai pesan tentang energi dan pelajaran hidupmu sendiri, bukan tanda untuk kembali menjalin hubungan.
Apa arti mimpi mantan dalam Islam?
Dalam tafsir Islam, kebanyakan mimpi tentang mantan pasangan berasal dari pikiran dan perasaan si pemimpi sendiri, bukan pesan dari Allah. Sumber-sumber klasik membaca pernikahan dan perceraian secara simbolis, sering kali sebagai urusan yang kembali atau berakhir. Para ulama sepakat bahwa mimpi tidak pernah menjadi alasan untuk menghubungi mantan atau mengambil keputusan; kalau mimpinya mengganggu, mohonlah perlindungan kepada Allah dan jangan dipikirkan berlarut-larut.
Apakah mimpi mantan pertanda kami harus balikan?
Tidak. Mimpi balikan biasanya mengungkapkan rindu pada perasaan yang dulu diberikan hubungan itu, misalnya merasa dipilih atau dimengerti, bukan rencana. Kalau memang soal menghubungi dia di dunia nyata, putuskan saat sadar penuh, setelah menunggu seminggu, dengan alasan yang tetap kuat tanpa mimpi itu.
Kenapa aku mimpi mantan padahal sudah bahagia dengan pasanganku?
Ini sangat umum dan jarang berkaitan dengan keraguan. Mimpi tentang pasangan saat ini cenderung biasa saja, sedangkan mantan membawa perasaan yang lebih kuat dan lebih lama, sehingga pikiran memakainya sebagai tokoh untuk membandingkan, melampiaskan stres, atau mengingat masa hidup yang dulu. Baru perlu diperhatikan kalau mimpinya terus berulang bersamaan dengan masalah nyata dalam hubunganmu.
Bagaimana cara berhenti mimpi mantan?
Catat mimpimu selama seminggu untuk menemukan pola dan pemicunya, kenali perasaan apa yang diwakili si mantan, kerjakan hal nyata yang ditunjuk mimpi itu seperti menulis surat yang tidak dikirim atau bicara jujur dengan seseorang, dan kurangi hal-hal yang mengingatkanmu padanya. Kalau mimpinya berlangsung berbulan-bulan atau muncul setelah hubungan yang abusif, psikolog atau terapis bisa membantu, dan mimpinya biasanya memudar seiring perasaan yang mendasarinya selesai.

Apakah artikel ini membantu?

Artikel ini awalnya ditulis dalam bahasa Inggris. Baca versi asli

bedtime

Tadi malam kamu bermimpi apa?

Tuliskan selagi masih segar dan dapatkan pembacaan singkat dalam hitungan detik. Buat akun gratis untuk menyimpannya di jurnalmu dan memahami maknanya lebih dalam.

Gratis dan pribadi. Mimpimu tidak akan disimpan sampai kamu menyimpannya di jurnal.Lewati bacaan dan simpan di jurnalku

Referensi

  1. 1. Partners and Ex-Partners in Dreams: A Diary Study
    Penulis: Schredl, M., & Wood, L. C.Tahun: 2021Penerbit/Jurnal: Clocks & SleepVolume: 3Edisi: 2
  2. 2. Partners and ex-partners in dreams: An online survey
    Penulis: Schredl, M., and colleaguesPenerbit/Jurnal: International Journal of Dream Research
  3. 3. Dreams that work: The relation of dream incorporation to adaptation to stressful events
    Penulis: Cartwright, R. D.Tahun: 1991Penerbit/Jurnal: DreamingVolume: 1Edisi: 1
  4. 4. Relation of dreams to waking concerns
    Penulis: Cartwright, R., Agargun, M. Y., Kirkby, J., & Friedman, J. K.Tahun: 2006Penerbit/Jurnal: Psychiatry ResearchVolume: 141Edisi: 3
  5. 5. Dreaming of You: Behavior and Emotion in Dreams of Significant Others Predict Subsequent Relational Behavior
    Penulis: Selterman, D., Apetroaia, A., Riela, S., & Aron, A.Tahun: 2014Penerbit/Jurnal: Social Psychological and Personality ScienceVolume: 5Edisi: 1
  6. 6. Attachment and Loss, Volume 3: Loss, Sadness and Depression
    Penulis: Bowlby, J.Tahun: 1980Penerbit/Jurnal: Basic Books
  7. 7. Aion: Researches into the Phenomenology of the Self (Collected Works, Volume 9, Part II)
    Penulis: Jung, C. G.Tahun: 1959Penerbit/Jurnal: Princeton University Press
  8. 8. The Interpretation of Dreams
    Penulis: Freud, S.Tahun: 1899
  9. 9. Muntakhab al-Kalam fi Tafsir al-Ahlam (attributed)
    Penulis: Attributed to Ibn Sirin, M.Tahun: n.d.Penerbit/Jurnal: Classical compilation, various publishers
  10. 10. The Holy Bible, King James Version and New International Version
    Tahun: 2011Penerbit/Jurnal: Biblica / Zondervan
share

Bagikan